Slam - Gerimis Mengundang
Kusangkakan panas berpanjangan
Rupanya gerimisrupanya gerimis mengundang
Dalam tak sedar kukebasahan
Pernah juga kau pinta perpisahan
Aku sangkakan itu hanyalah gurauan
Nyata kau serius dalam senyuman
Bukan sekejap denganmu
Bukan mainan hasratku
Engkau pun tahu niatku
Tulus dan suci
Senang benar kau ucapkan
Kau anggap itu suratan
Sikit pun riak wajahmu tiada terkilan
Hanya aku separuh nyawa
Menahan sebak didada
Sedangkan kau bersahaja
Berlalu tanpa kata
Terasa diri amat terhina kaulakukan
Terasa diri amat terhina kaulakukan
Rupanya gerimisrupanya gerimis mengundang
Dalam tak sedar kukebasahan
Pernah juga kau pinta perpisahan
Aku sangkakan itu hanyalah gurauan
Nyata kau serius dalam senyuman
Bukan sekejap denganmu
Bukan mainan hasratku
Engkau pun tahu niatku
Tulus dan suci
Senang benar kau ucapkan
Kau anggap itu suratan
Sikit pun riak wajahmu tiada terkilan
Hanya aku separuh nyawa
Menahan sebak didada
Sedangkan kau bersahaja
Berlalu tanpa kata
Terasa diri amat terhina kaulakukan
Terasa diri amat terhina kaulakukan
Kusangkakan panas berpanjangan
Rupanya gerimisrupanya gerimis mengundang
Dalam tak sedar kukebasahan
Pernah juga kau pinta perpisahan
Aku sangkakan itu hanyalah gurauan
Nyata kau serius dalam senyuman
Bukan sekejap denganmu
Bukan mainan hasratku
Engkau pun tahu niatku
Tulus dan suci
Senang benar kau ucapkan
Kau anggap itu suratan
Sikit pun riak wajahmu tiada terkilan
Hanya aku separuh nyawa
Menahan sebak didada
Sedangkan kau bersahaja
Berlalu tanpa kata
Terasa diri amat terhina kaulakukan
Terasa diri amat terhina kaulakukan
Rupanya gerimisrupanya gerimis mengundang
Dalam tak sedar kukebasahan
Pernah juga kau pinta perpisahan
Aku sangkakan itu hanyalah gurauan
Nyata kau serius dalam senyuman
Bukan sekejap denganmu
Bukan mainan hasratku
Engkau pun tahu niatku
Tulus dan suci
Senang benar kau ucapkan
Kau anggap itu suratan
Sikit pun riak wajahmu tiada terkilan
Hanya aku separuh nyawa
Menahan sebak didada
Sedangkan kau bersahaja
Berlalu tanpa kata
Terasa diri amat terhina kaulakukan
Terasa diri amat terhina kaulakukan
Slam Search: Slam
- Rindu Bayangan Slam
- Kasih Slam
- Satu Jalan Satu Pegangan Slam
- Gerimis Mengundang Slam
- Izin Ku Berundur Slam
- Nur Kasih Slam
- Janji Dipateri Slam
- Bagai Bidadari Slam
- Kembali Merindu Slam
- Entah Mengapa Slam
- Jika Kau Rasa Getarnya Slam
- Terpukau Seribu Rindu Slam
- Falsafah Cinta Slam
- Dalam Harapan Slam
- Rindiani Slam
- Kau Dan Aku Slam
- Malam Dan Semalam Slam
- Satu Jalan Satu Pegangan (Live) Slam
- Jalan Keindahan Slam
- Kembali Merindu (Live) Slam
- Nur Kasih (Live) Slam
- Maria Mariana Slam
- Tiada Aku Jemu Slam
- Kembali Terjalin Slam
- Buat Seorang Kekasih (Live) Slam
- Rindu Bayangan (Live) Slam
- Masih Ada Cahaya Slam
- Malam Ku Kesiangan (Live) Slam
- Sabar Menanti Slam
- Terasing Dalam Sepi Slam
- Bukan Niat Membalas Derita Slam
- Warisan Kita Slam
- Sinar Menunggu (Live) Slam
- Buat Seorang Kekasih Slam
- Biarkannya (Live) Slam
- Ranting Impian (Live) Slam
- Kurnia Slam
- Gerimis Mengundang (Live) Slam
- Satukan Hati Kita Slam
- Sinar Menunggu Slam
- Manisnya Rindu Slam
- Biarkannya Slam
- Kita Terpaksa Bermusuhan Slam
- Malamku Kesiangan Slam
- Jika Kau Rasa Getarnya (Live) Slam
- Cindai Asmara Slam
- Kembali Terjalin (Live) Slam
- Manisnya Rindu (Live) Slam
- Masih Ada Cahaya (Live) Slam
- Mentari Muncul Lagi Slam
- Suratan Slam
- Tak Mungkin Berpaling Slam
- Damai Slam
- Di Ranting Impian Slam
- Sendiri Slam
- Tak Mungkin Berpaling (Live) Slam
- Kini Hanya Sepi (Live) Slam
- Kita Terpaksa Bermusuhan (Live) Slam
- Mentari Muncul Lagi Slam